Showing posts with label Syllabus. Show all posts
Showing posts with label Syllabus. Show all posts

Friday, June 5, 2020

How to insert fraction in Microsoft Word

Method 1a using Microsoft Word field

Fraction equation in Microsoft Word of field:
{EQ \f(x, y)}

Just make sure you insert regular field braces by pressing Ctrl+F9, and replace x with your numerator number and y with your denominator number.

Method 1b using Microsoft Word field

Fraction equation in Microsoft Word of field:
{ EQ \s\up2(9)/\s\do2(11) }

Just make sure you insert regular field braces by pressing Ctrl+F9, and replace x with your numerator number and y with your denominator number. The result is a fraction using a horizontal divider between the numerator and the denominator.

The result look like this:
1/2

Method 2 using Equation Editor 3.0

requirement:
Equation Editor 3.0 objects will still display normally if you have MT Extra font installed (if you don't have the font, you can search on search engine and download it, or you can download it here https://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=56828).

In Microsoft Office Word 2003 and may some before version:

  1. In Word, place the insertion point where you want the math symbol or template to insert.
  2. From the Insert menu, select Object...
  3. The Object dialog box appears.
    • Windows: From the Object type scroll box, select Microsoft Equation 3.0
    • Macintosh: From the Object type scroll box, select Microsoft Equation
  4. Click OK
    • Windows: The Equation Editor and Equation toolbar appear.
    • Macintosh: The Equation dialog box appears containing the Equation Editor and Equation toolbar.
  5. Use the fraction on the Equation toolbar or dialog box to add fraction to your document.
  6. Finish.

In Microsoft Office Word 2007 and new version:

  1. Click Insert tab, in the Text group, click Object.
  2. In the Object type box, click Microsoft Equation 3.0, and then click OK.
  3. Use the fraction on the Equation toolbar to add fraction to the equation. If you finish, then to return to your document, click anywhere in the document.
  4. Finish.

Method 3 using built-in equation

  1. Choose Insert > Equation
  2. then click "Inset New Equation".
  3. After you insert the equation then Equation Tools Design tab opens with symbols and structures that can be added to your equation.
  4. Then add your requirement fraction on Fraction group in Ribbon.
  5. Finish
Reference:
https://www.teachucomp.com/
https://www.uwec.edu/
https://word.tips.net/
https://www.myofficetricks.com/
https://support.microsoft.com/

Related Topic:

Wednesday, December 14, 2016

Sistem Dalam Akuntansi - 2

 Tujuan Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

Tujuan utama analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut:
  • Sebagai alat barometer untuk melakukan forecasting atau memproyeksikan posisi keuangan dimasa yang akan datang.
  • Mereview kondisi perusahaan saat ini, permasalahan dalam manajemen, operasional maupun, keuangan.
  • Alat ukur untuk melakukan efisiensi di semua departemen perusahaan.

Metode dan Tehnik Analisis Rasio Keuangan Perusahaan

Metode
Ada 2 metode  analisa :
  • Analisa horizontal adalah analisa dengan mengadakan pembandingan laporan keuangan untuk beberapa perode  sehingga diketahui  perkembangannya.
  • Analisa vertikal dimana  laporan keuangan yang dianalisis  hanya  meliputi satu  periode saja. Yaitu dengan membandingkan pos yang satu dengan pos yang lainnya dalam laporan keuangan tersebut sehingga hanya diketahui  keadaan keuangan  saat itu.
Teknik
Dalam menganalisa laporan keuangan terdapat beberapa Teknik yang bisa dijadikan tolak ukur untuk menilai posisi keuangan perusahaan antara lain:

  1. Teknik Analisa Pertumbuhan / Growth Rate
    Tehnik analisa yang disusun dengan membandingkan kenaikan atau penurunan posisi laporan keuangan pada suatu periode tertentu dengan periode lainnya dari masing-masing pos yang terdapat di dalam laporan keuangan tersebut dengan menggunakan nilai persentase. Data yang disajikan bisa dengan membandingkan kenaikan atau penurunan masing-masing pos laporan keuangan bulan lalu dengan bulan sekarang, atau periode Year to Date periode yang sama tahun lalu dengan sekarang.
    Basic Growth Rate = {(Present - Past) / Past} * 100%

    (Average Growth Rate Over) Regular Time Interval
    Present = Past x (1 + Growth Rate)n
    Growth Rate = (Present/Past)1/n - 1
    n is number of time periods.

  2. Teknik Trend dan Indeks / Kecenderungan
  3. Teknik analisa hampir sama dengan Teknik Analisa Pertumbuhan namun angka pembanding adalah laporan keuangan periode tertentu yang dijadikan indeks dan dipilih sebagai tahun dasar. Teknik tren ini sangat berguna untuk memproyeksikan laporan keuangan di masa yang akan datang dengan menggunakan data historis.

  4. Teknik Analisis Rasio / Perbandingan
  5. Teknik analisis dengan membandingkan masing-masing pos laporan keuangan yang relevan atau data yang signifikan.

Analisis Rasio Laporan Keuangan Perusahaan

Analisa rasio keuangan yang biasa digunakan adalah:

1. Rasio Likuiditas
Rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kemampuan finansialnya dalam jangka pendek.

Ada beberapa jenis rasio likuiditas antara lain :

a. Current Ratio, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban finansial jangka pendek dengan mengunakan aktiva lancar.

Rumus menghitung Current Ratio:
Current Ratio = Aktiva Lancar / Hutang Lancar X 100%

b. Cash Ratio, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban finansial jangka pendek dengan mengunakan kas yang tersedia dan berikut surat berharga atau efek jangka pendek.

Rumus menghitung Cash Ratio:
Cash Ratio = Kas + Efek / Hutang Lancar X 100%

c. Quick Ratio atau Acid Test Ratio, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban finansial jangka pendek dengan mengunakan aktiva lancar yang lebih likuid (Liquid Assets).

Rumus menghitung Quick Ratio:
Quick Ratio = Kas + Efek + Piutang / Hutang Lancar X 100%

    Catatan : Nilai ideal dari ketiga analisa rasio likuiditas ini ini adalah minimum sebesar 150%, semakin besar adalah semakin baik dan perusahaan dalam kondisi sehat.



2. Rasio Profitabilitas atau Rentabilitas
Rasio untuk mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan nilai penjualan, aktiva, dan modal sendiri.

Ada beberapa jenis rasio profitabilitas antara lain :

a. Gross Profit Margin, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba kotor dari penjualan.

Rumus menghitung Gross Profit Margin:
Gross Profit Margin = Penjualan Netto - HPP / Penjualan Netto X 100%

b. Operating Income Ratio, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba operasi sebelum bunga dan pajak dari penjualan.

Rumus menghitung Operating Income Ratio:
Operating Income Ratio = Penjualan Netto - HPP – Biaya Administrasi & Umum (EBIT) / Penjualan Netto X 100%

c. Net Profit Margin, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba bersih dari penjualan.

Rumus menghitung Net Profit Margin:
Net Profit Margin = Laba Bersih Setelah Pajak (EAT) / Penjualan Netto X 100%

d. Earning Power of Total Investment, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mengelola modal yang dimiliki yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan bagi investor dan pemegang saham.

Rumus menghitung Earning Power of Total Investment:
Earning Power of Total Investment = EBIT / Jumlah Aktiva X 100%

e. Rate of Return Investment (ROI) atau Net Earning Power Ratio, rasio untuk mengukur kemampuan modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan pendapatan bersih.

Rumus menghitung Rate of Return Investment (ROI):
Rate of Return Investment (ROI) = EAT / Jumlah Aktiva X 100%

f. Return on Equity (ROE), rasio untuk mengukur kemampuan equity untuk menghasilkan pendapatan bersih.

Rumus menghitung Return on Equity (ROE):
Return on Equity (ROE) = EAT / Jumlah Equity X 100%

g. Rate of Return on Net Worth atau Rate of Return for the Owners, rasio untuk mengukur kemampuan modal sendiri diinvestasikan dalam menghasilkan pendapatan bagi pemegang saham.

Rumus menghitung Rate of Return on Net Worth:
Rate of Return on Net Worth = EAT / Jumlah Modal Sendiri X 100%

    Catatan : Semakin tinggi nilai persentase Rasio Profitabilitas ini adalah adalah semakin baik, sebaiknya Anda bisa membandingkannya dengan nilai rata-rata dari industri sejenis di pasar.


3. Rasio Solvabilitas atau Leverage Ratio
Rasio untuk mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan memenuhi semua kewajiban finansial jangka panjang.

Ada beberapa jenis rasio Solvabilitas antara lain :

a. Total Debt to Assets Ratio, rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menjamin hutang-hutangnya dengan sejumlah aktiva yang dimilikinya.

Rumus menghitung Total Debt to Assets Ratio:
Total Debt to Assets Ratio = Total Hutang / Total Aktiva X 100%

b. Total Debt to Equity Ratio, rasio untuk mengukur seberapa besar perusahaan dibiayai oleh pihak kreditur dibandingkan dengan equity.

Rumus menghitung Total Debt to Equity Ratio:
Total Debt to Assets Ratio = Total Hutang / Modal Sendiri X 100%

    Catatan : Semakin tinggi nilai persentase Rasio Solvabilitas ini adalah semakin buruk kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka panjangnya, maksimal nilainya adalah 200%.


4. Rasio Aktifitas atau Activity Ratio
Rasio untuk mengukur seberapa efektif perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya.

Ada beberapa jenis rasio Solvabilitas antara lain :

a. Total Assets Turn Over, rasio untuk mengukur tingkat perputaran total aktiva terhadap penjualan.

Rumus menghitung Total Assets Turn Over Ratio:
Total Assets Turn Over Ratio = Penjualan  / Total Aktiva X 100%

b. Working Capital Turn Over, rasio untuk mengukur tingkat perputaran modal kerja bersih (Aktiva Lancar-Hutang Lancar) terhadap penjualan selama suatu periode siklus kas dari perusahaan.

Rumus menghitung Working Capital Turn Over Ratio:
Working Capital Turn Over Ratio = Penjualan  / Modal Kerja Bersih X 100%

c. Fixed Assets Turn Over, rasio untuk mengukur perbandingan antara aktiva tetap yang dimiliki terhadap penjualan.

Rasio ini berguna untuk mengevaluasi seberapa besar tingkat kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan aktivatetap yang dimiliki secara efisien dalam rangka meningkatkan pendapatan.

Rumus menghitung Fixed Assets Turn Over Ratio:
Fixed Assets Turn Over Ratio = Penjualan  / Aktiva Tetap X 100%

d. Inventory Turn Over, rasio untuk mengukur tingkat efisiensi pengelolaan perputaran persediaan yang dimiliki terhadap penjualan.

Semakin tinggi rasio ini akan semakin baik dan menunjukkan pengelolaan persediaan yang efisien.

Rumus menghitung Inventory Turn Over Ratio:
Inventory Turn Over Ratio = Penjualan  / Persediaan X 100%

e. Average Collection Period Ratio, rasio untuk mengukur  berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam menerima seluruh tagihan dari konsumen.

Rumus menghitung Average Collection Period Ratio:
Average Collection Period Ratio = Piutang X 365  / Penjualan  X 100%


f. Receivable Turn Over, rasio untuk mengukur tingkat perputaran piutang dengan membagi nilai penjualan kredit terhadap piutang rata-rata.

Semakin tinggi rasio ini akan semakin baik dan menunjukan modal kerja yang ditanamkan dalam piutang rendah.

Rumus menghitung Receivable Turn Over Ratio:
Receivable Turn Over Ratio = Penjualan  / Piutang Rata-Rata X 100%

Sistem Dalam Akuntansi 1

metode atau sistem dalam akuntansi

metode dan sistem pencatatan akuntansi pendapatan dan biaya/sistem pencatatan transaksi:
-basis akrual/modern.
-basis kas/tradisional.

prinsip pengakuan pendapatan:
Pengakuan pendapatan pada saat penjualan (penyerahan)
Pengakuan pendapatan sebelum penyerahan

sistem syarat pembayaran / syarat jual beli:
-terms information:
Tunai atau kontan
n/30 (n adalah singkatan dari netto)
n/EOM (End of Month)
n/10 EOM
2/10, n/30

syarat pengiriman/penyerahan barang:
FOB Shipping Point (franco gudang penjual) - beban angkut pembelian
FOB Distinationt Point (franco gudang pembeli) - beban angkut penjualan

sistem pencatatan inventori/metode pencatatan persediaan:
-perpetual/saldo permanen, kartu stok.
-fisik/periodik

sistem inventori untuk menentukan harga pokok penjualan (HPP) / Cost of Good Sales (COGS):

FIFO (First In First Out)
LIFO (Last In First Out)
Rata-Rata / Average


sistem pencatatan kas kecil:
-imprest system (sistem dana tetap)
-fluktuasi (Sistem dana Berubah)

sistem penyusutan / depresiasi / depreciation:

metode garis lurus
metode saldo menurun
metode jumlah angka tahun
metode satuan jam kerja
metode satuan hasil produksi

sistem pembiayaan:

activity based cost (abc)
cost driver
rasio konsumsi
homogeneous cost pool
traditional costing



menaksir biaya persediaan / supply chain forecasting cost method:

berdasarkan harga eceran
berdasarkan laba kotor

Thursday, December 1, 2016

Box Model - CSS

Box Model

  1. Dimension / Size:
    • Height, Width
  2. Offside area / Outer area / Bleed area
    • Border
    • Padding
    • Margin
  3. Position
    • clear
    • float
    • left
    • top
    • position
    • z-index
  4. Decoration
    • background
  5. Appearance
    • display
    • overflow
    • visibility

Tuesday, November 29, 2016

Web UI/UX Category 1

Web User Interface/User eXperience Kit Category:
  • Foundation Elements
    • Form components
      • Buttons
      • Inputs
      • Check boxes
      • Radio buttons
      • Drop down button / Combo box / Select box (field)
    • Basic HTML elements:
      • Headers / Heading
      • Textbox / Textarea
      • Icons / Images
      • Glyphs / Font Character
      • Table
      • Grid (Div, Span / Table)
      • (Block)Quotes
      • Bullet and Numbering / Unordered and Ordered List
      • Description List
      • Scrollbar
      • Decorative Lines / Horizontal Row
      • Background Color / Background Image
      • Hyperlink
  • Enhanced Elements
    • Navigation / Traverse
      • paging / pagination
      • display or view button
      • dot / indicator navigationf
      • breadcrumb navigation
      • Off(side) Canvas
      • floating component or element
      • sticky header or footer
      • (Scrolling) Paralax / Seamless
      • Header bar
        • Menu
        • Toolbar
        • Tab
      • Menu
        • Mega Menu
        • Drop down menu
    • UI kit
      • Toggles / Toogles Button / Button Label
      • Dial button
      • Tags, Cloud Tag
      • Sliders
      • Up down value
    • Response Information / Feedback
      • Text to path
      • Share
      • Progressbars
    • Dialog
      • Modal (Dialog) / Pop up
      • Tooltips / Notification / Feedback tooltip
      • Font / Glyphs / Symbol dialog
      • Color Swatches
      • Calendar
      • Login / Register
      • Contact Form
      • Wizard dialog
      • File Upload
    • Pages
      • Landing page
      • Error Page
      • Faq
      • Profile / About
      • Setting
    • Editor
  • Multimedia
    • Data Visualization
      • Chart / Graphic
    • Image
      • Image Carousel / Image Sliders / Image Transition / Image Slide show
      • (Image) Light box
    • Animation / Effect
      • Transition
        • Scroll spy / Animation at scroll
      • Mask Effect
      • Hover Effect
    • Multimedia player panel

Thursday, September 15, 2016

Chrome Options 1

(Google) Chrome Options / Preferences / Settings

(Google) Chrome = Chromium
(Google) Chrome Preferences file is just a text file that contains JSON markup.

Chrome Preferences file behavior:
  • When users start Google Chrome for the first time, they don't yet have a Preferences file.
  • A file named "master_preferences" located next to chrome.exe is used as a template for what becomes each user's Preferences file. On a Windows system with Chrome installed from an MSI, this will be C:\Program Files\Google\Chrome\Application\master_preferences.
  • You only need to create and populate the master_preferences file when you deploy Google Chrome. All users on a machine will get those master settings when they first start Google Chrome.
(Google) Chrome Preferences file:
  • file extension is JSON.
  • commonly file name is master_preferences.
  • policy always takes precedence.
(Google) Chrome policy / Chrome Management / Google Admin console can set by sign in online.

Chrome files support:
  • bookmarks = commonly file name is bookmarks.html
  • history = history 

Google Chrome Options List

Plugin Behavior
by going to chrome://plugins/ and clicking on the disable link under Adobe Flash Player.
go to Settings > Show advanced settings… > Privacy > Content settings > Plugins and select the radio button next to Let me choose when to run plugin content.

 Keyboard Shortcuts for Extensions
go to chrome://extensions
and click on the Keyboard Shortcuts link at the bottom right in Extensions. This brings up a dialog with a list of all your enabled extensions. 

Every time you change a setting in chrome://flags, you’ll have to relaunch Chrome for the new setting to take effect. We recommend restarting Chrome just once after you have tweaked all that you want to tweak.

chrome://flags options:
Automatic tab discarding
turn on  / Enable this flag to let Chrome monitor your tabs and discard the low priority background tabs automatically.


enable Show Autofill predictions.
Enable Show Saved Copy Button.
Choose Primary from the dropdown menu for this option and relaunch Chrome. Now when you try to load web pages without an Internet connection, for pages that you have visited before you’ll see a Show saved copy button in addition to the usual Unable to connect to the Internet message.
Here are a couple of things to note:
    You can choose Secondary from the Enable Show Saved Copy dropdown. The only difference this will make is that you’ll get an inconspicuous Show Saved Copy button instead of a bright blue one.
    If you have enabled Enable Offline Auto-Reload Mode and/or Only Auto-Reload Visible Tabs, you won’t see the Show Saved Copy button at all. The page will reload automatically to show you the cached copy.

Enable Download Resumption

Extension-Specific Settings

To explore them now, go to the Extensions page, look for the tiny Options link beneath any extension, and click on it.

Wednesday, August 3, 2016

MYOB Linked Accounts 2

List -> Tax Codes
Linked Account for Tax Collected=Perkiraan untuk pajak yang diterima
Linked Account for Tax Paid=Perkiraan untuk pajak yang dibayar

MYOB Linked Account 3

Menu: Setup > Tax Code List
Linked account for tax collected=PPN Keluaran
Linked account for tax paid=PPN Masukan
Menu: Setup > Linked Account > General Ledger Account
Equity Account for Current Earnings=Laba Ditahan
Equity Account for Retained Earnings=Laba Ditahan
Equity Account for Historical Balancing=Historical Balancing

Menu: Setup > Linked Account > Receivable Account
Assets Account for Tracking Receivable=Piutang Dagang
Cheque Account for Customer Receipt=Giro Tagihan
Income account for Freight=Biaya angkut penjualan
Liability account for customer deposits=Uang Muka Konsumen

Menu: Setup > Linked Account > Payable Account
Liability Account for Tracking Payable=Utang Dagang
Cheque Account for Paying Bill=Giro Bayar
Income account for Freight=Biaya angkut pembelian
Assets account for vendor deposits=Uang Muka
Expense account for discount=Biaya lain-lain
Expense Account for late charge=Denda

Tuesday, August 2, 2016

Decimal Precision

Science standard notation suffix / Decimal Precision

Truncate
Round

  • Round up
  • Round down

Syarat Pembayaran Akuntansi

Payment Terms / Syarat Pembayaran dalam Akuntansi / MYOB

Payment is Due:  Jatuh tempo pembayaran dihitung setelah
  • C.O.D : pembayaran dilakukan ketika barang dikirimkan ke konsumen
  • Prepaid : pembayaran dilakukan ketika terjadi transaksi
  • In a Given # of Days :  tanggal pembayaran dan tanggal diberikannya diskon, ditetapkan mulai dari tanggal transaksi
  • On a Day of the Month :  tanggal pembayaran dan tanggal diberikannya diskon berdasarkan hari dan tanggal yang kita tetapkan dalam Discount Date dan Balance Due Date dalam bulan yang sama
  • # of Days after EOM :  tanggal pembayaran dan tanggal diberikannya diskon berlaku pada tanggal setelah berakhirnya bulan transaksi
  • Day of Month after EOM:  tanggal pembayaran dan tanggal diberikannya diskon berlaku setelah berakhirnya bulan transaksi, berdasarkan hari dan tanggal yang telah kita tetapkan dalam Discount Date dan Balance Due Date
  • Discount Day  : diisi dengan batas tanggal diberlakukannya pemberian diskon
  • Balance Due Days : diisi dengan batas tanggal pembayaran
  • Discount for Early Payment : diisi dengan besarnya prosentase diskon
  • Monthly Charge for a Late Payment : diisi dengan besarnya prosentase denda jika pembayaran melebihi tanggal yang ditetapkan
  • Volume Discount :  isi dengan % volume diskon yang diberikan

Klasifikasi Perkiraan dalam Akuntansi 1


Klasifikasi Perkiraan dalam Akuntansi Pajak

 Perkiraan Riil / Neraca (Real Accounts)
  1. Aktiva Lancar (Current Asset)
    • PPN/Pajak Pertambahan Nilai Masukan (Value Added Tax In)
    • Piutang PPN (Value Added Tax Receivable)
    • Uang Muka PPh 21/22/23 (Prepaid Income Tax)
    • Angsuran PPh pasal 25
  2. Aktiva Lain-lain
    • Aktiva Pajak Tangguhan (Deferred Tax)
  3. Kewajiban Lancar
    • PPN Keluaran (Value Added Tax Out)
    • Utang PPN (Value Added Tax Payable)
    • Utang PPh pasal 21/22/23/26
    • Utang PPh pasal 25/29
  4. Utang Jangka Panjang
    • Utang Pajak Tangguhan
Perkiraan Nominal / Laba Rugi
  1. Perkiraan Pandapatan
    • Pendapatan Pajak Tangguhan
  2. Perkiraan Beban
    • Taksiran PPh Badan
    • Beban Pajak Tangguhan
    • Beban Pajak
    • Potongan Pajak Final
    • Tunjangan PPh pasal 21


MYOB Linked Accounts 1

Payable Linked Accounts / Purchases Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan utang.
Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dari menu: Setup > Linked Account > Payable/Purchases Accounts.

  • Liability Account for Tracking Payables : Field ini berisikan akun kategori kewajiban yang menampung utang transaksi-transaksi pembelian.
  • Cheque/Bank Account for Paying Bills : Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung pengeluaran dan pengembalian pembayaran dari transaksi-transaksi pembelian.
  • Liability Account for Item Receipts : Field account yang akan mencatat accrual (belum dibayar / terutang) pada saat kita menerima barang, sementara kita belum menerima invoice (faktur). Hal ini diperlukan jika kita benar-benar harus mencatat Inventory untuk digunakan dalam produksi, sementara kita masih menunggu invoice asli dari supplier (pemasok). Ada beberapa perusahaan menetapkan peraturan bahwa  pencatatan dilakukan jika invoice asli diterima.
  • Expense or Cost of Sales Account for Freight : Field ini berisikan akun kategori Harga pokok penjualan yang menampung biaya angkutan yang dikeluarkan pada transaksi-transaksi pembelian.
  • Asset Account for vendor/Supplier Deposits : Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung uang muka yang dibayarkan untuk order-order pembelian.
  • Expense (or Contra) Account for Discounts : Field ini berisikan akun kategori Harga Pokok Penjualan yang menampung potongan tunai yang diterima dari pemasok karena pembayaran yang lebih awal.
  • Expense Account for Late Charges : Field ini berisikan akun kategori beban yang menampung denda yang dikenakan pemasok karena keterlambatan pembayaran.
Receivable Linked Accounts / Sales Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan Piutang.
Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dari menu: Setup > Linked Accounts > Receivable/Sales Accounts.
  • Asset Account for Tracking Receivables. Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung piutang transaksi-transaksi penjualan.
  • Cheque/Bank Account for Customer Receipts : Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung penerimaan dan pengembalian pembayaran dari transaksi-transaksi penjualan.
  • Income Account for Freight : Field ini berisikan akun kategori pendapatan yang menampung biaya angkutan yang dikenakan pada transaksi-transaksi penjualan.
  • Liability Account for Customer Deposits : Field ini berisikan akun kategori kewajiban yang menampung uang muka yang diterima dari order-order penjualan.
  • Expense or Cost of sales Account for Discounts : Field ini berisikan akun kategori beban yang menampung potongan tunai yang di berikan kepada pelanggan karena pembayaran yang lebih awal.
  • Income Account for Late Charges : Field ini berisikan akun kategori pendapatan yang menampung denda yang dikenakan kepada Pelanggan karena terlambat membayar.
General Ledger Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan jurnal umum
General Ledger Link Accounts telah dibentuk pada saat file MYOB dibentuk. Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dari menu: Setup > Linked Accounts dan pilih General Ledger Account / Accounts & Banking Accounts.
  • Equity Account for Current Earnings. Field ini menampilkan nomor akun yang menampung laba tahun berjalan.
  • Equity Account for Retained Earnings. Field ini menampilkan nomor akun yang menampung laba tahun-tahun sebelumnya, kecuali laba tahun berjalan.
  • Equity Account for Historical Balancing. Field ini berisikan nomor akun yang menampung perbedaan saldo awal akun-akun kategori aktiva, kewajiban dan Ekuitas
  • Cheque/Bank Account for Undeposited Funds. Account ini untuk menampung penerimaan dari customer yang berbentuk Giro jatuh tempo
  • Equity Account for Electronics payments. Field ini untuk menampung sistem pembayaran secara langsung secara elektronik.
  • GST Claimed Account for bad Debts. Perkiraan untuk Pajak Barang dan Jasa yang sulit ditagih.(MYOB versi 12)
  • Tourist GST Refund Claimed Account. Perkiraan untuk Pajak Barang dan Jasa yang dibebankan kepada turis. (MYOB versi 12)
  • Account for Currency Gains/Loss. Perkiraan untuk Laba/Rugi dengan kurs mata uang yang berbeda. (MYOB versi 12)

Tax (Australia) or GST (New Zealand)

Payroll Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan pembayaran gaji.
Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dengan menu Setup > Linked Accounts > Payroll Linked Accounts
Kedua Linked Account pertama (Bank Account for Cash Payments dan Bank Account for Cheque Payments) harus ditetapkan agar dapat menggunakan command centre Purchases.
  • Bank Account for Cash Payments. Perkiraan bank untuk pengeluaran uang yang dibayarkan ke karyawan
  • Bank Account for Cheque Payments. Perkiraan bank untuk pembayaran menggunakan cek
  • Bank Account for Electronic Payments. Perkiraan bank untuk pembayaran elektronik
  • Default Employer Expense Account. Perkiraan beban untuk beban gaji lainnya
  • Default Wages Expanse Account. Perkiraan beban untuk gaji karyawan
  • Default Tax/Deductions Payable Account. Perkiraan kewajiban untuk menampung potongan gaji untuk pajak karyawan yang akan dibayarkan perusahaan

MYOB Linked Accounts 1

Payable Linked Accounts / Purchases Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan utang.
Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dari menu: Setup > Linked Account > Payable/Purchases Accounts.

  • Liability Account for Tracking Payables : Field ini berisikan akun kategori kewajiban yang menampung utang transaksi-transaksi pembelian.
  • Cheque/Bank Account for Paying Bills : Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung pengeluaran dan pengembalian pembayaran dari transaksi-transaksi pembelian.
  • Liability Account for Item Receipts : Field account yang akan mencatat accrual (belum dibayar / terutang) pada saat kita menerima barang, sementara kita belum menerima invoice (faktur). Hal ini diperlukan jika kita benar-benar harus mencatat Inventory untuk digunakan dalam produksi, sementara kita masih menunggu invoice asli dari supplier (pemasok). Ada beberapa perusahaan menetapkan peraturan bahwa  pencatatan dilakukan jika invoice asli diterima.
  • Expense or Cost of Sales Account for Freight : Field ini berisikan akun kategori Harga pokok penjualan yang menampung biaya angkutan yang dikeluarkan pada transaksi-transaksi pembelian.
  • Asset Account for vendor/Supplier Deposits : Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung uang muka yang dibayarkan untuk order-order pembelian.
  • Expense (or Contra) Account for Discounts : Field ini berisikan akun kategori Harga Pokok Penjualan yang menampung potongan tunai yang diterima dari pemasok karena pembayaran yang lebih awal.
  • Expense Account for Late Charges : Field ini berisikan akun kategori beban yang menampung denda yang dikenakan pemasok karena keterlambatan pembayaran.
Receivable Linked Accounts / Sales Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan Piutang.
Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dari menu: Setup > Linked Accounts > Receivable/Sales Accounts.
  • Asset Account for Tracking Receivables. Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung piutang transaksi-transaksi penjualan.
  • Cheque/Bank Account for Customer Receipts : Field ini berisikan akun kategori aktiva yang menampung penerimaan dan pengembalian pembayaran dari transaksi-transaksi penjualan.
  • Income Account for Freight : Field ini berisikan akun kategori pendapatan yang menampung biaya angkutan yang dikenakan pada transaksi-transaksi penjualan.
  • Liability Account for Customer Deposits : Field ini berisikan akun kategori kewajiban yang menampung uang muka yang diterima dari order-order penjualan.
  • Expense or Cost of sales Account for Discounts : Field ini berisikan akun kategori beban yang menampung potongan tunai yang di berikan kepada pelanggan karena pembayaran yang lebih awal.
  • Income Account for Late Charges : Field ini berisikan akun kategori pendapatan yang menampung denda yang dikenakan kepada Pelanggan karena terlambat membayar.
General Ledger Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan jurnal umum
General Ledger Link Accounts telah dibentuk pada saat file MYOB dibentuk. Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dari menu: Setup > Linked Accounts dan pilih General Ledger Account / Accounts & Banking Accounts.
  • Equity Account for Current Earnings. Field ini menampilkan nomor akun yang menampung laba tahun berjalan.
  • Equity Account for Retained Earnings. Field ini menampilkan nomor akun yang menampung laba tahun-tahun sebelumnya, kecuali laba tahun berjalan.
  • Equity Account for Historical Balancing. Field ini berisikan nomor akun yang menampung perbedaan saldo awal akun-akun kategori aktiva, kewajiban dan Ekuitas
  • Cheque/Bank Account for Undeposited Funds. Account ini untuk menampung penerimaan dari customer yang berbentuk Giro jatuh tempo
  • Equity Account for Electronics payments. Field ini untuk menampung sistem pembayaran secara langsung secara elektronik.
  • GST Claimed Account for bad Debts. Perkiraan untuk Pajak Barang dan Jasa yang sulit ditagih.(MYOB versi 12)
  • Tourist GST Refund Claimed Account. Perkiraan untuk Pajak Barang dan Jasa yang dibebankan kepada turis. (MYOB versi 12)
  • Account for Currency Gains/Loss. Perkiraan untuk Laba/Rugi dengan kurs mata uang yang berbeda. (MYOB versi 12)

Tax (Australia) or GST (New Zealand)

Payroll Linked Accounts
perkiraan-perkiraan yang terkait dengan pembayaran gaji.
Untuk menyuntingnya dapat dilakukan dengan menu Setup > Linked Accounts > Payroll Linked Accounts
Kedua Linked Account pertama (Bank Account for Cash Payments dan Bank Account for Cheque Payments) harus ditetapkan agar dapat menggunakan command centre Purchases.
  • Bank Account for Cash Payments. Perkiraan bank untuk pengeluaran uang yang dibayarkan ke karyawan
  • Bank Account for Cheque Payments. Perkiraan bank untuk pembayaran menggunakan cek
  • Bank Account for Electronic Payments. Perkiraan bank untuk pembayaran elektronik
  • Default Employer Expense Account. Perkiraan beban untuk beban gaji lainnya
  • Default Wages Expanse Account. Perkiraan beban untuk gaji karyawan
  • Default Tax/Deductions Payable Account. Perkiraan kewajiban untuk menampung potongan gaji untuk pajak karyawan yang akan dibayarkan perusahaan

GIMP Brush Customization

GIMP Brush Keyboard Shortcuts:
press Shift+Ctrl+B to open the Brushes Dialog.
press P for Paintbrush tools

GIMP Brush menu:
To open this brush window go to
Windows > Dockable Dialogues > Brushes

GIMP Brush extension file
"gimp brush" a grayscale image as a grayscale brush is using the .gbr file extension.
"gimp image hose") format is used for animated brushes, a colourful image as a colourful brush is using the .GIH file extension.
parametric brushes is using the .VBR file extension.
brush files end with either .abr (photoshop brush), .gbr or .vbr

GIMP brush customization dialog
The Save As Pixmap Brush Pipe dialog

GIMP Brush Customize Location
To find that folder, in Gimp, go to Edit > Preferences > Folders > Brushes

for Linux and other UNIX systems, this is usually in “~/.gimp-[version]/brushes/”

for Windows systems, this is usually in:
C:\Documents and Settings\[myusername]\.gimp-[version]\brushes
C:\Users\[myusername]\.gimp-[version]\brushes

for Macintosh:
To find that folder, in Gimp, go to Edit->Preferences
Click on the little arrow next to Folders, and then click on Brushes.
for Windows systems, this is usually in:
User Home > Library > Application Support

Saturday, July 23, 2016

Paragraph Alignment in CSS

Paragraph Alignment in :

Cascading Style Sheet (CSS)

for Text

using properties: text-align
value:
  • left
  • right
  • center
  • justify
default value in many CSS properties:
  1. initial = like reset.
  2. inherit = follow it properties value.
for image
using objects, images, tables, frames, etc.
using : float and clear.

alternative:

HyperText Markup Language (HTML)

Using HTML 4 align attribute, but not supported in HTML 5
attribute "justify" is supported by element :
  • p, div, h1, h2, h3, h4, h5, h6
  • col, colgroup, tbody, thead, tfoot, tr, th, td.
  • or block elements (tables, images, objects, paragraphs, etc.) 

HTML Special Character

soft hyphens (­)

Tuesday, July 19, 2016

Animation With Power Point 2

Shapes:

  1. Rectangle
  2. Rectangle
Shape Properties:
  1. rectangle 1
    1. HxW : 4,17x6,15 cm
    2. Fill (color) : Solid fill > Orange, Accent 6, Darker 50%
    3. Line Color : Solid line > Black, Text 1, Lighter 15%
    4. Line Style : Width > 2pt
    5. Shadow : Presets > Outer > Offset Diagonal Bottom Right
  2. rectangle 2
    1. HxW : 1,29x0,77 cm
    2. Fill (color) : Solid fill > White, Background 1
    3. Line Color : No line
    4. Glow : Black, Text 1, 5pt glow
Animation
  1. Arc Up, Start: On Click, Speed: Medium
  2. Pinwheel, Start: With Previous, Speed: Slow

Paste unformatted text - macro word

Paste unformatted text - macro Microsoft Word

Sub PasteUnfText()
'Paste unformatted text
'----------------------
Selection.PasteSpecial _
DataType:=wdPasteText, _
Placement:=wdInLine
'--- argument
'Word.WdPasteDataType
'Word.WdOLEPlacement
End Sub

Wednesday, June 29, 2016

Perintah untuk mengecilkan file AutoCAD

Perintah/command untuk menghapus Junk di Autocad

Untuk mengurangi ukuran gambar Dwg Autocad, Anda dapat menggunakan 4 command berikut ini :

Recovery digunakan untuk melakukan recover pada file .dwg
Overkill digunakan untuk menghapus duplikat, overlapping (tumpang tindih/bertumpuk) atau segment pada objek.
Audit digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada objek file.
Purge digunakan untuk menghapus atau membersihkan objek-objek yang tidak digunakan.

Friday, June 24, 2016

Web Tools 1

web tools converter:
  • HTML To (Plain) Text Converter
  • Text To HTML Converter
  • Word to (Clean) HTML Converter
  • CSV to HTML (Table) Converter
Encoder or Decoder:
  • URL Encoder Decoder
  • Base64 Encoder Decoder

Checker:
  • PageRank Checker
  • Link Checker
  • Redirection Checker

Sunday, June 19, 2016

Photoshop Retouch list 2

Filter

Tools

Panel

Menu

Keyboard Shortcut

=================================
Tutorial Photoshop:

Smooth And Soften Skin
Trik menghaluskan kulit dengan smudge tool
Menjadikan gigi jadi putih dengan photoshop

Background Eraser Tutorial
Membuat langit biru dan awan dengan photoshop
Add Rays Of Sunlight To A Photo With Photoshop
Warm Golden Sunset Effect With Photoshop
Create A Starry Night Sky In Photoshop

Color Replacement Tool Tutorial
Mengubah warna dengan Hue/Saturation di photoshop

Placing An Image Inside Of Another With Photoshop
Place An Image In Text With Photoshop

Photoshop Clipping Masks Essentials
Understanding Layer Masks In Photoshop
Photoshop Color Replacement Tool Tutorial

How To Resize Images In Photoshop

Mirror Image Effect With Photoshop